Senin, 24 Oktober 2011


Beta Test Battlefield 3 telah mendapatkan banyak kritik dari pada pemainnya. Mulai dari masalah bug, glitch hingga crash. Pihak DICE sendiri, melalui produser Battlefield 3, Patrick Liu kini "menyarang" balik kritik-kritik yang dilontarkan oleh para pemain dengan mengatakan bahwa gamers telah salah paham mengenai istilah beta test.

Kepada The Guardian, Liu mengatakan bahwa para gamers zaman sekarang sudah salah paham dengan istilah beta test. Menurut Liu, beta test adalah sebuah cara pengujian dari sebuah game untuk mengetahui apakah game tersebut akan mengalami crash atau tidak pada saat dirilis resmi nanti.

Untuk itu, biasanya para pengembang game memasukkan berbagai macam fitur yang terkadang saling bertentangan satu sama lain untuk mengetahui kinerja dari fitur-fitur tersebut. Namun para gamers saat ini mengharapkan bahwa sebuah beta test akan berjalan layaknya versi resmi dari game tersebut. Pada beta test Battlefield 3 ini, DICE sedang menguji server multiplayer-nya agar tidak mengalami crash pada saat rilis nanti.

Alasan Liu memang masuk akal. Dengan promosi besar-besaran dan berbagai macam penghargaan yang telah didapatkan Battlefield 3, bahkan sebelum game ini rilis, tentunya DICE harus menjaga reputasi tersebut hingga sampai saat game ini dirilis secara resmi.

Liu mengatakan bahwa ia tidak ingin mengalami pengalaman yang sama dengan Battlefield 1943 yang telah terjual sepuluh kali lebih banyak dari perkiraan DICE, tetapi justru mengalami crash dan server pun tidak dapat diakses selama tiga sampai empat hari. Menurut Liu, kejadian tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan dan sangat berharga untuk dijadikan contoh.

Liu juga memberikan sedikit bocoran mengenai masa depan dari seri spin-off Battlefield: Bad Company. Ia mengatakan bahwa DICE belum membubarkan Bad Company. Tetapi saat ini DICE sudah mempunyai banyak proyek game dan saat ini pun fokus tertuju pada Battlefield 3. Oleh karena itu, Liu meminta para fans untuk bersabar menunggu kehadiran game lanjutan dari Battlefield: Bad Company

Tidak ada komentar:

Posting Komentar