Jumat, 25 November 2011

Peluncuran Shenzhou 8
Peluncuran Shenzhou 8 di Gurun Gobi
GURUN GOBI, Cina – Cina telah maju selangkah lagi untuk menjadi salah satu kekuatan besar dalam urusan penaklukan ruang angkasa. Hari ini Cina meluncurkan pesawat tak berawak Shenzhou 8 menembus langit.

Shenzhou 8 diluncurkan dengan roket 2F yang akan membawanya sampai ke orbit. Di sana pesawat ini akan disambungkan dengan stasiun ruang angkasa Tiangong-1 yang diluncurkan pada bulan September lalu.

Ini adalah yang pertama kalinya Cina menggabungkan dua pesawat luar angkasa.
Cina membutuhkan kemampuan untuk menggabungkan pesawat luar angkasa karena negara tersebut berencana membangun stasiun luar angkasa yang diperhitungkan akan selesai pada tahun 2020 nanti.
Kini Cina mulai mengirimkan penggalan demi penggalan stasiun tersebut.
Stasiun Luar Angkasa Cina Tiangong-1
Peluncuran dilakukan di landasan Jiuquan yang dibangun di padang gurun Gobi pada hari Selasa jam 05.58 waktu setempat.
Shenzhou memisahkan diri dari roket setelah sembilan menit diluncurkan.
Proses penggabungan Shenzhou dan Tiangong-1 akan berlangsung beberapa hari mendatang, pada jarak 340 kilometer dari bumi.

Kedua pesawat itu akan menggunakan radar dan sensor optik untuk memperhitungkan jarak satu sama lain. Setelah bergabung, keduanya akan mengelilingi bumi selama 12 hari. Pada akhirnya, Shenzhou 8 akan memisahkan diri dan kembali ke bumi.
Proyek ini merupakan ujicoba penggabungan pesawat luar angkasa. Jika misi ini berhasil, maka Cina akan mengirimkan pesawat berawak Shenzhou 9 dan 10 pada tahun 2012.

Para astronot yang dikirim nanti diharapkan untuk hidup di stasiun luar angkasa tersebut. Media massa Cina ramai mengabarkan bahwa misi ini akan mengirimkan astronot wanita pertama Cina ke luar angkasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar