Kamis, 29 Maret 2012

Setiap tahun, kita menghabiskan jutaan rupiah hanya untuk diet dan nge-gym. Kini, rasanya hal itu tak perlu lagi. Ahli di bidang obesitas percaya bahwa masalahnya bukan ada pada apa yang kita makan atau sebanyak apa kita berolahraga, tetapi bagaimana kita berpikir.

"Ada sebuah komunikasi yang terjadi secara terus menerus antara pikiran dan badan, tetapi pikiran merupakan elemen penting sebab itulah yang mengatur perilaku kita," ujar ahli nutrisi dan penulis buku Think More, Eat Less, Janet Thompson.

Janet meyakini jika seseorang menjadi kegemukan akibat adanya kesalahan pengiriman pesan dari otak ke badan yang bisa dianggap menyabotase keinginan kita untuk langsing. Jadi, jika ada orang yang berkata bahwa kita 'tegap', 'gemuk', atau bilang jika 'diet hanya menghabiskan waktu', ide itu akan tertanam di otak kita. Tanpa disadari, hal tersebut akan membuat kita bertindak buas saat makan.

Tapi, menurut Janet hal tersebut bisa dirubah dengan sebuah program latihan pikiran yang ia percaya bisa meningkatkan kemungkinan kita untuk menjadi, dan tetap, langsing.

Think 

Pikirkan bagaimana penampilan dan perasaan anda sebulan kemudian setelah anda berhasil mencapai target penurunan berat badan. Lalu coba bayangkan seperti apa anda pada tiga sampai enam bulan kemudian. Cukup luangkan satu menit setiap anda bangun dan akan tidur untuk membayangkan seperti apa diri anda saat langsing. Membangun perasaan positif seperti itu dapat membantu membangun keyakinan dan kemampuan untuk sukses.

Write

Tulis apa saja yang ingin anda capai – memakai jeans ukuran 28? 30? 32? Atau ingin jogging setiap sore? – dan bagaimana cara untuk mencapainya, misalnya "Saya akan mengurangi jatah makan siang dan malam" atau "Saya akan rutin nge-gym". Tulis dan baca misi ini setidaknya sehari sekali.

Identify

Kenali/cari tahu apa saja perilaku yang pernah menggagalkan tujuan anda dahulu. Buat daftar kegiatan apa saja yang bisa membuat anda gemu. Berdasarkan daftar tersebut buatlah alternatif kegiatan lain yang lebih sehat dan menjaga berat badan.

Keep

Buatlah buku harian makan (food diary). Catat apa saja yang masuk ke perut anda. Sebuah penelitian menunjukkan meskipun anda terkadang secara tidak sadar membatasi jatah makan, sebuah buku harian dapat membuat anda sadar apa saja yang sudah anda makan.

Spend

Luangkan waktu untuk bergaul dengan orang-orang yang sudah sukses menjaga berat badan atau mempunyai tujuan sama dengan anda. Dengan siapa anda bergaul dapat mempengaruhi cara berperilaku. Secara tidak sadar pikiran bawah sadar akan menganggap pengalaman teman sebagai pengalaman anda sendiri.

Follow

Ikuti dua aturan dasar makan. Pertama, jangan pernah menganggap makanan sebagai hadiah atau ancaman – makan hanya pada saat tubuh anda memerlukan energi (tentu saja dalam porsi yang pas, sebab kelebihan energi juga tidak bagus). Kedua, jangan pernah melarang diri anda untuk memakan sesuatu, sebab itu hanya akan membuat anda penasaran dan semakin menginginkan makanan tersebut.

Sumber : sehatnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar